DILEMA NARA Karya: Alya Khalisah Nara terbangun karena sinar matahari menembus jendela kamarnya yang entah sejak kapan terbuka. Sejenak, ia hanya menatap langit-langit kamar. Matanya masih terasa sembab, sisa tangisan tadi malam. Kemudian, nara bangun dan duduk disisi ranjang kecilnya. Gadis itu memandang sekeliling kamar, dan tiba-tiba, suara pecahan kaca terdengar dari luar. Nara menutup kedua telinganya kuat-kuat, enggan mendengar apa pun. Setetes bening air matanya bergulir di pipi. Wajahnya dibenamkan dalam kedua telapak tangan yang lemah. Rasanya ia sudah tak sanggup lagi hidup dalam situasi seperti ini. Ia tak kuat hidup dalam lingkaran kesedihan yang menggiringnya menuju kegilaan. Nara berjalan perlahan ke luar rumah, di antara jalanan sepi sambil menundukkan kepala seolah malu dunia melihatnya. Ia menatap siluet hitamnya di antara bayang bayang pepohonan dan rumah. Nara berhenti melangkah saat seseorang menghalangi bayangannya. “Ada yang ingin kukataka...
Kisah Inspiratif Guru Sejati & Politikus Hakiki Buku ini diangkat dari kisah nyata tentang kehidupan, perjuangan dan perjalanan panjang seorang Guru, Kiyai dan Ulama sekaligus Umara, K.H Muhammad Nadjmi Qadir. Guru Nadjmi dikenal sebagai pemimpin Pondok Pesantren As'ad Kota Jambi, dimana lembaga tersebut merupakan tempat saya menimba ilmu selama kurang lebih 6 tahun. Namun, ketertarikan saya dalam membaca buku ini bukan karna asal sekolah saya tetapi karna kisa inspiratif beliau yang sangat memotifasi dan memberi banyak pelajaran. Tekad dan motivasi demi sebuah karya sederhana sebagai pengobat rindu bagi masyarakat, para pendidik dan lebih khusus bagi murid-murid Guru Nadjmi. Tuan guru Muhammad Nadjmi Qadir adalah seorang guru sejati dan politikus hakiki. Puluhan tahun mengabdi sebagai guru, beliau tidak mengambil gaji. Sembilan periode menjadi wakil rakyat, kadang gajinya dihibahkan untuk umat. Sungguh pengabdian hebat dari sosok Guru Nadjmi. Kehebat...
Puisi "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Djoko Damono merupakan salah satu karya sastra yang sangat populer di Indonesia. Penggunaan kata-kata yang sederhana namun sarat makna, menjadikan puisi ini dapat menggugah perasaan dan mempengaruhi banyak pembacanya. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap makna mendalam yang terkandung dalam puisi ini dan mengapa karya ini begitu populer. “Hujan Bulan Juni” merupakan sebuah puisi pendek karya sastrawan Indonesia bernama Sapardi Djoko Damono yang dimuat dalam kumpulan puisi “Perahu Kertas” yang diterbitkan pada tahun 1995. Puisi ini menggambarkan suasana hujan yang turun pada bulan Juni. Hujan yang turun pada bulan Juni sendiri merupakan metafora dari perasaan cinta yang mengalir dalam hati. Dalam puisi ini, Sapardi menciptakan suasana yang melankolis dan menggugah perasaan pembaca. Puisi “Hujan Bulan Juni” menciptakan gambaran tentang hujan yang turun pada bulan Juni, yang mengisyaratkan keindahan dan kelembutan ...
Komentar
Posting Komentar